menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Nilai Bitcoin Bak Roller Coaster, Bisa 'Cuan' Rp 200.000/Jam! – read more
Susu Kental Manis Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Pada Anak
Next Posts
SUSU kental manis disukai banyak kalangan, termasuk anak-anak. Tapi sayang, susu tersebut dianggap sebagai pemicu banyak penyakit jika dikonsumsi terlalu sering

17,604 views

Susu Kental Manis (Foto: Epicurious)

okezone.com - SUSU kental manis disukai banyak kalangan, termasuk anak-anak. Tapi sayang, susu tersebut dianggap sebagai pemicu banyak penyakit jika dikonsumsi terlalu sering.

BPOM dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk menarik produk susu kental manis dari pasaran. Sebab produk tersebut tidak mengandung nutrisi yang baik, seperti yang digembor-gemborkan lewat iklan.

Susu jenis ini sebenarnya tidak cocok untuk mendukung tumbuh kembang anak. Tapi banyak orang masih menganggap bahwa susu tersebut tergolong bahan pangan sehat.

Masih banyak juga ibu rumah tangga yang mengandalkan susu kental manis supaya anaknya jadi doyan mengonsumsinya. Setiap berbelanja bulanan, ada yang sengaja membeli susu ini untuk stok di rumah.

Jika dilihat komposisinya, susu kental manis lebih dari 75% mengandung gula. Jika diseduh ke dalam air dalam jumlah banyak, bukannya Anda mendapatkan asupan protein tapi malah mendapatkan tinggi lemak jahat dan kalori.

Adanya isu susu kental manis yang kembali mencuat, Ahli Gizi dr Tirta Prawita Sari SpGK pun angkat bicara. Menurut dia, jika seseorang berlebihan konsumsi susu kental manis, paling dikhawatirkan dapat memicu obesitas.

"Terlebih pada kalangan anak-anak, rentan sekali kegemukan gara-gara keseringan minum susu kental manis. Orangtua harus mengontrol, bahkan menghindari susu kental manis," ujar dr Tirta saat dihubungi Okezone, Kamis (5/7/2018).

Dia menambahkan, dari risiko obesitas terjadilah penyakit-penyakit kronis dalam jangka panjang. Seseorang dapat saja mengalami diabetes dan jantung koroner.

Sebabnya, susu kental manis banyak mengandung gula dengan tinggi kalori. Susu ini bahkan hampir tidak mengandung protein yang baik untuk kesehatan. Sayangnya, anak-anak yang sudah terlanjur kenal dengan susu ini malah ketagihan. Mereka hampir setiap hari meminumnya, padahal tidak ada kandungan nutrisi yang bermanfaat.

"Susu kental manis hanya mengandung gula yang banyak, maka sebabkan obesitas," tambahnya.

Untuk jangka waktu munculnya risiko ini tidak sebentar. Obesitas bisa dialami dalam jangka panjang, kemudian berisiko terhadap penyakit kronis. "Risiko munculnya penyakit kronis itu mesti jangka panjang. Terlebih pada anak atau orang yang memiliki keturunan penyakit tersebut," pungkas dia.

(dno)


Artikel asli https://bit.ly/2NrnnAp

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait