menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Nilai Bitcoin Bak Roller Coaster, Bisa 'Cuan' Rp 200.000/Jam! – read more
Hari Pertama Puasa 2018 Muhammadiyah Dan Persis Sama
Next Posts
Hari pertama puasa 2018 Muhammadiyah dan Persis jatuh pada Kamis 17 Mei 2018

11,583 views

Pengmatan Hilal/DEDEN IMAN/PR PETUGAS melakukan pengamatan bulan sabit muda untuk menentukan Rukyat Hilal atau hari pertama puasa di Observatorium Boscha, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 26 Mei 2017. Sabtu, 27 Mei 2017 menjadi hari pertama bagi umat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa 1438 H.*

pikiran-rakyat.com - Ormas Islam Muhammadiyah dan Persatuan Islam (Persis) telah mengedarkan surat pengumuman hari pertama puasa 2018. Dalam edaran tersebut juga diketahui, penentuan Idulfitri 1439 Hijriah.

Hari pertama puasa 2018 Muhammadiyah dan Persis jatuh pada Kamis 17 Mei 2018, sementara Idulfitri dirayakan Jumat 15 Juni 2018.

Maklumat PP Muhammadiyah memutuskan, ijtima jelang Ramadan 1439 H terjadi pada hari Selasa, 15 Mei 2018 pukul 18.50.28 WIB. Tinggi Bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta ( -07°48′ LS, 110°21′ BT ) = -00°02’50” (hilal belum wujud).

Sehingga ditetapkan 1 Ramadhan 1439 H jatuh pada hari Kamis, 17 Mei 2018.

Ijtima jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis, 14 Juni 2018 pukul 2.45.53 WIB. Tinggi Bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta( -07°48′ LS, 110°21′ BT ) = +07°35’20” (hilal sudah wujud). Jadi 1 Syawal 1439 H jatuh pada hari Jum’at, 15 Juni 2018.

Muhammadiyah telah menetapkan tanggal tahun baru Islam dan Iduladha

Bahkan maklumat tersebut memuat 1 Dzulhijah 1439 H jatuh pada hari Senin, 13 Agustus 2018. Hari Arafah 9 Dzulhijah 1439 H jatuh pada hari Selasa, 21 Agustus 2018. Iduladha 10 Dzulhijah 1439 H jatuh pada hari Rabu, 22 Agustus 2018.

Begitu juga dengan Persis yang memiliki metode penghitungan serupa dengan Muhammadiyah.

Ijtima akhir Syaban 1439 H dilakukan pada hari Selasa, 15 Mei 2018, pukul 18.47.39 WIB. Di wilayah Indonesia saat magrib beda tinggi bulan-matahari antara -2° 03’ 10’’ s/d 0° 53’ 37’’, dan jarak elongasi Bulan-Matahari antara 4° 33’ 31’’ s/d 5° 27’ 57’’.

Bunyi edaran, khusus di Palabuhanratu Sukabumi, beda tinggi bulan-matahari 0° 12’ 52’’, dan jarak elongasi bulan-matahari 4° 44’ 42’’. Selasa, 15 Mei 2018, secara hisab saat maghrib di wilayah Indonesia hilal belum bisa terlihat. Maka hari pertama puasa 2018 dimulai Kamis, 17 Mei 2018.

Demikian juga penentuan 1 Syawal 1439 H, khusus di Palabuhanratu Sukabumi beda tinggi bulan-matahari 8° 10’ 49’’, dan jarak elongasi bulan-matahari 8° 17’ 29’’. Kamis, 14 Juni 2018, secara hisab saat magrib di wilayah Indonesia hilal sudah bisa terlihat, maka 1 Syawwal 1439 H. ditetapkan Jum’at, 15 Juni 2018.***


Artikel asli https://bit.ly/2IjA6lP

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait

Hari Kopi Sedunia: Seperti Apa Konsumsi Kopi di Indonesia?
kopi hari kopi internasional coba baca berita baca berita news

Baru Ketahuan pada 2013, Gunung Pelangi Ini Sejatinya Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Silam
Final Piala Dunia, Presiden Kroasia Hadiahkan Putin Kaus Unik
Piala Dunia Kolinda Grabar-Kitarovic Kroasia

Kisah Hidup Muhammad Zohri, Meski Sulit Tetap Ulet
atlet lari Indonesia Muhammad Zohri

Mari Masak Camilan Pakai Pisang
Kuliner Bulan Ramahan buka puasa