menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Ragam Peristiwa

  • PWNU Jabar: Kasus Evie Effendi Melebihi Kasus Ahok – read more
  • Lantunan Shalawat Bergema di Rumah si Kembar Bagas-Bagus saat Timnas U-16 Juarai AFF – read more
  • Jakarta Diprediksi Jadi Kota Pertama di Dunia yang akan Tenggelam, Begini Penjelasannya – read more
  • Hotman Paris Ungkap Rahasia Sandiaga Uno, Jejaknya Buat Hotman Terperangah dan Takjub Berkali-kali – read more
Penuh Haru, Begini Kisah 4 Anak Pelaku Bom Yang Selamat Dari Ledakan
Next Posts
Aksi teror yang melibatkan anak-anak masih cukup baru di Indonesia

12,987 views

Kolase TribunJatim - Video detik-detik bocah yang dibonceng pelaku selamat dari serangan bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018)

TRIBUNNEWS.COM - Rentetan serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo yang terjadi pada Minggu (13/5/2018) dan Senin (14/5/2018) sangat mengejutkan masyarakat.

Pasalnya, para pelaku mengajak anak dan istri mereka untuk melakukan aksi keji itu.

Aksi teror yang melibatkan anak-anak masih cukup baru di Indonesia.

Anak-anak yang dilibatkan tewas mengenaskan di aksi pengeboman tersebut.

Namun, ada juga 4 anak yang selamat.

Kondisinya 4 anak tersebut memilukan.

Berikut kisah 4 anak pelaku bom yang selamat.

1. Rusun Wonocolo

Setelah kejadian bom di 3 gereja, Rusun Wonocoo, Taman Sidoarjo juga digegerkan dengan hal yang sama.

Bom itu diketahui milik Anton Febrianto meledak di lantai 5 rusun yang ditinggalinya pada Minggu (13/5/2018).

Dilansir Grid.ID dari Surya.co.id, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mahfud Arifin memberikan pernyataan bahwa keluarga Anton juga akan bertindak sebagai pengebom.

Anton telah memiliki 4 orang anak.

Sebelum aksinya dilakukan, bom meledak dan keluarga Anton ada yang tewas yaitu Istri, Puspitasari dan anaknya yang kedua, AR.

Kemudian Anton yang terlukan tewas karena dilumpuhkan oleh petugas.

Nah, dalam insiden bom yang meledak di Rusun Wonocolo 3 anak Anton yang lain bisa selamat.

Anak sulung Anton, AR bisa menyelamatkan dua adiknya yang terkena ledakan bom.

Mengetahui dua adiknya terluka, AR membawanya ke rumah sakit.

"AR, satu-satunya anak laki-laki selamat. Dia juga yang membawa dua adiknya ke rumah sakit, sekarang mereka di Rumah Sakit Bhayangkara," ungkap Kombes Pol Frans Barung Mangera.

2. Mapolrestabes Surabaya

Tak hanya 3 anak dari Rusun Wonocolo yang selamat dari ledakan bom.

Dalam aksi penyerangan di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Surabaya pada Senin (14/5/2018) pukul 08.50 wib, satu anak pelaku bom selamat.

Dia adalah AAP (7) putri bungsu dari pelaku bom di Mapolrestabes Surabaya, Tri Murtono.

Pelaku mengajak anak dan istrinya berencana untuk meledakkan Mapolrestabe Surabaya.

Keempat anggota tersebut berboncengan mengunakan dua motor.

Dan ketika sampai di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya mereka dihentikan petugas dan kemudian terjadi ledakan.

Dalam video yang beredar, usai ledakan itu AAP mencoba berdiri.

Beruntung ada seorang petugas, AKBP Roni Faisal Saiful Faton yang melihatnya.

Kemudian, Roni langsung memenghampiri AAP dan membopongnya.

"Saya langsung angkat anak itu. Saya bopong, yang penting anak itu segera dibawa ke rumah sakit," jelas Roni dikutip Grid.ID dari Surya.co.id.

Kondisi anak yang selamat itu juga parah.

Roni menjelaskan bahwa AAP linglung dan terdapat luka serius.

Darah yang kelaur dari tubuhnya sekan-akan tak mau berhenti. (*)


Artikel asli https://bit.ly/2IjiEBT

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait