menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Kota New York Beri Izin Mata Uang Virtual ke Perusahaan Bitpay – read more
Polisi Hentikan Pengendara Motor Bonceng 3, Ternyata Bawa Jenazah
Next Posts
Kejadian pengendara motor bonceng tiga bawa jenazah itu ada di salah satu kabupaten di Jambi

19,170 views

Pengendara motor bonceng tiga bawa jenazah. (Foto: Serujambi.com)

Suara.com - Sebuah video pengendara motor bonceng tiga mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1,28 detik itu, tiga orang membonceng sebuah sepeda motor warna biru. Tampak seorang petugas polisi mendatangi pengendara yang berhenti di pinggir jalan.

Saat ditanya polisi, satu orang yang duduk di bagian tengah motor diduga telah meninggal dunia.

Mengetahui yang dibonceng adalah jenazah, dengan sigap anggota polisi langsung memberikan pertolongan kepada keluarga yang berduka tersebut.

Anggota polisi langsung membawa jenazah ke atas mobil patroli yang kebetulan tengah melintas.

Dari informasi, lokasi pengendara bonceng tiga yang membawa jenazah tersebut berada di sebuah daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi jambi. di seputaran tempat tersebut minim kendaraan yang melintas.

Selanjutnya, dengan menggunakan kendaraan dinas unit patroli kepolisian, membawa jenazah tersebut ke rumah duka yang jaraknya sekitar 20 km dari lokasi dengan kondisi jalan yang berlubang dan berdebu.

"Polri adalah pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Semoga amal ibadah almarhum ditrima di sisi Allah SWT. Aamin.. kejadian sekira pukul 11.00 WIB dini hari. Senin 23 Juli 2018,” tulis akun La Kardi di laman Facebook seperti diwartakan Serujambi.com (jejaring Suara.com).

Hingga kini, video itu masih viral di media sosial.

Penjelasan Polisi

Peristiwa miris tersebut dibenarkan Kasat Lantas Polres Tanjabtim, AKP Tezmirizal.

Namun begitu, Tezmirizal membantah apabila polisi sengaja menghentikan pengendara bonceng tiga tersebut.

"Jadi mereka minta tolong, kebetulan kami tengah patroli. Kejadiannya kemarin siang sekitar pukul 11.00 WIB," kata Tezmirizal saat dihubungi Suara.com, Selasa (24/7/2018).

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Senin (23/7/2018) siang sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Geragai, Kabupaten Tanjabtim, Jambi. Saat itu, petugas patroli tengah berkeliling di sekitar lokasi yang memang dikenal jarang terdapat kendaraan roda empat yang melintas.

Dari pengakuan salah satu pengendara motor bonceng tiga itu, mereka berasal dari daerah Simpang Kiri hendak pergi ke Kuala Jambi yang jaraknya sekitar 60 kilometer. Ketiga pengendara tersebut adalah satu keluarga.

Sebelum meninggal, jenazah yang belum diketahui identitasnya itu awalnya tengah bertandang ke rumah saudaranya di daerah Simpang Kiri dan minta diantar ke rumahnya di Kuala Jambi. Di tengah perjalanan, korban mengeluh sakit di perut hingga akhirnya meninggal dunia di perjalanan.

"Awalnya mereka membawa dua motor, jadi bukan langsung bonceng tiga. Namun karena satu sakit dan diduga meninggal akhirnya jadi bonceng tiga, yang di tengah itu (yang meninggal)," Tezmirizal menjelaskan.

"Jadi bukan karena dihentikan untuk ditilang, bukan. Tapi mereka awalnya minta tolong saat anggota patroli melintas," imbuh dia.


Artikel asli https://bit.ly/2LkgLqk

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait