menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Nilai Bitcoin Bak Roller Coaster, Bisa 'Cuan' Rp 200.000/Jam! – read more
Trump: Saya Siap Bertemu Dengan Presiden Iran Kapan Saja
Next Posts
Ketegangan antara AS dengan Iran memuncak dalam sepekan terakhir setelah kedua negara saling bertukar ancaman

11,124 views

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Reuters)

okezone.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, dia bersedia untuk bertemu dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani “kapan pun Iran mau”. Komentar ini disampaikan Trump kepada reporter usai bertemu dengan Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conti di Gedung Putih pada Senin, 30 Juli.

“Saya tentunya akan bertemu dengan Iran, jika mereka siap untuk bertemu,” kata Trump sebagaimana dilansir RT, Selasa (31/7/2018). Dia menambahkan bahwa dia bersedia bertemu dengan siapa pun.

Meski Trump dan kabinetnya telah mengambil pendekatan garis keras ke Iran, Trump pernah melunakkan sikapnya sebelumnya. Dia mengancam tindakan militer kepada musuh-musuh asingnya sebelum membawa mereka ke meja perundingan, seperti yang dia lakukan dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Trump menarik AS keluar dari perjanjian program nuklir Iran yang disebut dengan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) tahun ini dan kembali menjatuhkan sanksi terhadap Teheran. Namun, pada Senin dia mengisyaratkan bahwa dia akan terbuka untuk merundingkan perjanjian baru dengan Teheran “jika bisa melakukan sesuatu yang bermakna, bukan membuang-buang kertas seperti kesepakatan lainnya.”

Sementara itu AS tampaknya akan tetap melanjutkan tekanannya dengan sanksi dan ancaman terhadap Iran

Ketegangan antara AS dengan Iran memuncak dalam sepekan terakhir setelah kedua negara saling bertukar ancaman. Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan bahwa perang dengan Iran akan menjadi “ibu dari semua perang” dan akan mendatangkan penyesalan bagi AS. Di sisi lain, laporan dari media Australia mengindikasikan bahwa AS tengah bersiap untuk melakukan serangan militer ke Iran dalam sebulan ke depan.

Menteri Pertahanan James Mattis meyakinkan para wartawan bahwa AS tidak memiliki kebijakan untuk perubahan rezim di Iran. Dia menyebut spekulasi bahwa AS akan meluncurkan serangan ke Iran adalah sebuah fiksi. ”

(dka)


Artikel asli https://bit.ly/2LDSeN9

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait